Mengatasi Anak Obesitas Dengan Berbagai Macam Olah Raga

Sponsored Links

Cara Mengatasi Obesitas Pada Anak Dengan Berolah Raga

Apakah Anda memiliki anak yang sedang dalam kategori obesitas? Pasti Anda juga nggak habis pikir untuk mengatasinya. Nah, terkadang memang ada sebagian orang tua yang menganggap anak gemuk berarti sehat, dan mereka bangga dengan hal itu. Namun, di sisi lain Anda juga perlu mengetahui bahwa obesitas pada anak jga berbahaya.

Kebanyakan orang masih mengabaikan obesitas yang terjadi pada anak-anak. Karena obesitas pada anak tidak menunjukkan dampak yang nyata pada saat ini. Perlu Anda ketahui bahwa sebenarnya obesitas pada anak-anak pun sudah memberikan dampak negatif pada anak, baik dampak secara fisik maupun psikologis. Apakah ketika Anda masih kecil juga pernah mengalami kegemukan? Apa yang Anda rasakan pada saat itu? Nah, mungkin kondisi lingkungan pada saat Anda kecil berbeda dengan kondisi lingkungan pada saat ini. Banyak hal yang harus dihadapi oleh anak dengan obesitas.

Namun, kini sudah banyak berkembang berbagai cara untuk menurunkan berat badan pada anak yang mengalami obesitas. Bergantung pada Anda, memilih menurunkan berat badan anak dengan cara alami atau dengan menggunakan berbagai macam obat-obatan. Akan tetapi pada hakekatnya walaupun Anda memberikan berbagai jenis obat-obatan, pada akhirnya saran untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari obat tersebut yaitu diimbangi dengan berolah raga. Nah, sebenarnya dari pernyataan tersebut Anda sudah dapat mengambil kesimpulan, yaitu untuk menurunkan berat badan anak paling pas adalah dengan berolah raga.

Nah, lantas apa sajakah permasalahan yang akan dihadapi oleh anak dengan obesitas? Dan jenis olah raga apa saja yang dapat mengatasi anak obesitas?

Permasalahan Yang Dihadapi Oleh Anak Obesitas

Mungkin Anda tidak mengetahui bagaimana kondisi anak ketika sedang bersama teman-temannya atau pada saat di sekolah. Permasalahan apa saja yang harus mereka hadapi untuk dapat menempatkan diri pada lingkungannya. Berikut ini adalah beberapa hal yang sering dihadapi oleh anak dengan obesitas:

1. Mendapat Ejekan Dari Teman Sekitar

Anak Diejek Karena Obesitas
Anak Diejek Karena Obesitas

Sudah barang tentu, sekali du kali anak akan mendapatkan timpalan negatif dari teman di sekitarnya. Entah itu olokan yang bersifat bercanda atau sungguhan. Namun semua hal yang diterima oleh anak pada dasarnya adalah ejekan. Nah, pertanyaannya apakah anak Anda mampu menghadapi hal tersebut dengan berpikir positif?

Nggak tau kenapa, di Indonesia diskriminasi terhadap orang yang mengalami kegemukan sangat nampak, padahal mereka juga memiliki hak yang sama. Kebanyakan orang menganggap orang gemuk tidak dapat berbuat atau beraktivitas normal seperti anak-anak pada umumnya. Mungkin memang demikian, namun tidak serta merta hal ini dijadikan suatu alasan untuk bahan mengolok-olok.

Ketika anak Anda dapat menyikapi dengan pikiran yang positif, maka anak akan tetap survive dengan lingkungannya. Anak Anda tetap memiliki kepercayaan diri yang kuat dan berani bergaul dengan siapa pun. Agar anak dapat bertahan dan tidak merasa tertekan dengan lingkungannya, sebaiknya Anda juga memberikan motivasi yang kontinyu. Apalagi jika memang anak memiliki bibit atau keturunan gemuk. Nah, Anda dapat memberi pengertian pada anak, bahwa orang tuanya semua gemuk, jadi kamu juga memiliki keturuna gemuk. Lagi pula gemuk itu sehat, tidak mudah sakit. Di sisi lain selain Anda memberikan motivasi untuk membangkitkan rasa percaya diri, Anda juga harus memberi motivasi agar anak mau untuk menurunkan berat badan dengan cara menerapkan hidup sehat. Menjaga pola konsumsi makanan dan memperbanyak melakukan aktivitas fisik.

2. Kehilangan Self Esteem

Anak Mengalami Penurunan Rasa Percaya Diri
Anak Mengalami Penurunan Rasa Percaya Diri

Apakah itu self esteem? Self Esteem adalah penilaian anak terhadap diri sendiri. Nah, pada anak yang mendapatkan ejekan secara terus-menerus mereka lama-kelamaan akan merasa bahwa dirinya benar-benar rendah. Dengan demikian anak tidak lagi dapat bangga dan percaya diri. Bahaya sekali bukan? Anak Anda pada akhirnya jarang lagi mau bergaul dengan teman-temannya karena merasa bahwa dirinya jelek dan tidak pantas bersama-sama dengan mereka. Ketika anak sudah sampai mengalami hal ini, maka dampaknya akan sangat panjang, hingga anak menjadi dewasa.

Kehidupan anak akan selalu dibayangi dengan ketakutan mendapatkan ejekan di setiap dirinya berada. Anak akan merasa tidak pantas berada di lingkungan dia berada. Nah, anak Anda sangat kasihan bukan??

3. Keterbatasan Melakukan Aktivitas Fisik                              

Pada saat anak Anda mengalami kegemukan, pasti mereka akan menghadapi masalah untuk tidak dapat melakukan kegiatan secara maksimal karena mereka tidak mampu melakukannya. Coba Anda bayangkan, anak yang seusia dengan anak Anda, namun dia tidak mengalami kegemukan, mereka akan dengan mudah untuk bermain, melompat, berlari atau bahkan duduk. Nah, memang kondisi fisik anak yang mengalami kegemukan sedikit berbeda dengan anak yang berbobot rata-rata. Anak dengan obesitas, untuk membawa dirinya sendiri saja sudah mengalami kesulitan, apalagi untuk dapat melakukan kegiatan aktif seperti anak dengan berat badan yang normal.

Permainan anak-anak cenderung dengan aktivitas fisik di luar ruangan. Nah, apakah anak Anda yang sedang mengalami obesitas mampu untuk bergerak seperti anak-anak yang lain?

Jenis Olah Raga Untuk Menurunkan Obesitas

Jangan beranggapan negatif bahwa anak gemuk malas untuk berolah raga. Sebenarnya mereka mampu hanya saja mereka kurang sanggup untuk melakukan latihan olah raga karena beban tubuhnya yang terlalu berat. Nah, tugas Anda sebagai orang tua adalah tetap untuk memotivasi dan memfasilitasi anak agar mau berolahraga. Karena proe pembakaran energi dan kalori dalam tubuh hanya dengan berolah raga. Dengan berolah raga anak juga akan mendapatkan manfaat pada pertumbuhan tulang dan kekuatan otot. Ketika anak jarang beraktivitas, maka kegemukan akan semakin menjadi serta badan menjadi tidak bugar sehingga anak akan terlihat lelet dan malas.

Nah, agar anak semangat untuk melakukan aktivitas fisik, olah raga apa saja sih yang dapat mencuri perhatian anak untuk mau melakukannya? Simak selengkapnya!!

1. Jalan Santai

Berjalan Kaki Menurunkan Obesitas
Berjalan Kaki Menurunkan Obesitas

Jangan dikira jalan santai tidak akan berpengaruh terhadap penurunan berat badan anak Anda. Justru dengan rutin berjalan kaki, kalori akan terbakar sedikit demi sedikit, dan jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama, maka kelebihan kalori dapat diatasi. Strategi untuk melakukan olah raga ini adalah menyarankan anak Anda untuk berjalan kaki ketika berangkat dan pulang dari sekolah, agar dia memiliki aktivitas fisik yang rutin.

2. Senam Aerobik

Kami menganjurkan untuk melakukan senam aerobik saja, jangan olah raga lari. Karena lutut anak obesitas sudah terlalu berat untuk menopang berat badan. Jika anak berlari, maka akan menambah berat beban lutut untuk mempertahankan tubuh, dengan di paksakan untuk melakukan jogging dapat menciderai lutut anak Anda.

Senam aerobik dapat dilakukan secara bertahap. Pada permulaan Anda dapat mengintruksikannya melakukan selama 30 menit, pada minggu berikutnya di tambah 10-15 menit. Dengan aerobik, anak tidak akan cepat merasa lapar dan otot anak tidak akan terganggu, sehingga kemungkinan besar anak mau untuk terus berolah raga. Senam dapat dilakukan 3 kali dalam seminggu dengan setiap kali olah raga selama 30 menit. Olah raga ini dapat memicu metabolisme lemak dalam tubuh.

3. Berenang                                             

Berenang Menghancurkan Kalori
Berenang Menghancurkan Kalori

Cara mengatasi kegemukan pada anak yang selanjutnya yaitu dengan berenang. Anda sesekali dapat mengajak anak Anda untuk berenang, karena berenang membutuhkan aktivitas fisik yang tinggi dan menuntut seluruh anggota badan untuk bergerak. Sebaiknya tidak dilakukan dengan sering, walaupun semua anggota tubuh bergerak namun kalori yang terbakar cuma sedikit. Hal ini dapat terjadi karena anak berada di air, nah air memiliki suhu yang lebih rendah dari pada suhu ruangan dengan demikian air dapat menghambat kalori terlebur secara maksimal.

4. Membantu Kegiatan Dalam Rumah

Biasakan anak Anda untuk dapat membereskan sendiri tempat tidurnya. Selain itu Anda juga dapat memberikan dia sedikit tanggung jawab untuk menyapu atau mencuci piring. Dengan adanya aktivitaf fisik di dalam rumah, anak akan terus melakukan gerak sehingga mempermudah untuk terjadinya pembakaran kalori. Kegiatan lain selain di rumah adalah bermain dengan teman-temannya di sekitar komplek rumah. Biarkan anak Anda untuk dapat bermain, karena biasanya mereka akan berlari-larian, main petak umpet atau bersepeda. Nah, aktivitas bermain yang seperti itu juga akan mempermudah anak untuk terus dapat melakukan gerakan tubuh, sehingga kalori dalam tubuh sedikit demi sedikit akan terbuang.

Sekarang Anda sudah tahu bagaimana kondisi anak yang mengalami kegemukan di dalam lingkungannya dan Anda juga sudah mendapatkan solusi untuk mengatasi anak obesitas dengan berbagai macam olah raga. Semoga bermanfaat.