Empat Hal Yang Dapat Menyebabkan Hilangnya Panas Tubuh Bayi

Sponsored Links

Empat Hal Yang Dapat Menyebabkan Hilangnya Panas Tubuh Bayi

Bagi Anda para ibu, kehilangan panas tubuh mungkin tidak begitu berpengaruh. Selain itu Anda juga mudah untuk segera membuat tubuh Anda memiliki panas tubuh yang normal. Namun, jika bayi Anda mengalami penurunan panas tubuh, maka dapat membahayakan bagi dirinya. Apabila bayi Anda memiliki panas tubuh yang lebih rendah, maka bayi akan menjadi kedinginan atau bahkan sampai terkena hipotermia.

Secara teoritis, suhu tubuh bayi lebih tinggi daripada orang dewasa. Suhu normal bayi baru lahir berkisar antara 36,5-37,5°C dan panas tubuh bayi harus tetap terjaga sampai bayi tumbuh lebih besar. Akan tetapi pada umumnya bayi mudah mengalami perubahan suhu tubuh.

Nah, seperti air mendidih yang lama-kelamaan dapat menjadi dingin. Bayi pun dapat menjadi demikian jika tidak diperhatikan dalam perawatannya. Berikut adalah beberapa cara, panas tubuh bayi dapat menurun/ menghilang:

1. Memancar

Panas tubuh bayi memancar ke lingkungan sekitar bayi yang lebih dingin, misal: bayi baru lahir diletakkan di ruangan yang dingin. Salah satu cara hilangnya panas tubuh bayi yaitu dengan memancarkan panas dari kepala. Jadi panas tubuh menghilang dari kepala. Apalagi ketika bayi Anda berada di lingkungan yang lebih dingin daripada suhu ruangan normal.

Bayi Selalu Menggunakan Topi
Bayi Selalu Menggunakan Topi

Untuk mencegah hilangnya panas tubuh dari kepala, maka ketika bayi Anda baru lahir langsung tutupilah kepala bayi dengan topi. Fungsi topi adalah menjaga panas tubuh bayi tetap stabil. Nah, Anda sekarang tahu kan alasan secara ilmiahnya, kenapa bayi harus diberi topi.

2. Menguap

Cairan atau air ketuban yang membasahi kulit bayi menguap, misal: bayi baru lahir tidak langsung dikeringkan dari cairan ketuban, maka dapat merangsang kulit menjadi dingin. Kulit tubuh yang terkena air ketuban atau pipis bayi yang menempel pada kulit bayi, jika terkena udara akan membuat tubuh menguapkan panas. Akan tetapi pada umumnya ketika bayi lahir langsung dikeringkan dari air ketuban. Tugas Anda adalah segera membersihkan pipis bayi, agar tidak sampai terjadi penguapan panas tubuh.

3. Merambat

Panas dari kulit bayi merambat ke permukaan yang lebih dingin, misal: popok atau celana bayi basah tidak langsung diganti, sehigga kulit akan menjadi dingin. Apakah Anda masih ingat tentang teori konduktor? Bahwa panas akan merambat pada benda yang memiliki suhu lebih rendah. Nah, hal ini juga dapat terjadi pada bayi Anda. Ketika bayi mengenakan baju/ celana/ popok yang keadaan basah, maka panas tubuh bayi juga akan merambat pada kain yang basah, karena suhunya lebih rendah.

Segera Mengganti Popok Bayi
Segera Mengganti Popok Bayi

Maka dari itu, Anda jangan sekali-kali meremehkan untuk tidak segera mengganti popok si kecil, hanya karena si kecil tidak rewel walaupun popoknya basah. Ketika musim penghujan, Anda juga harus lebih rajin dalam mencuci pakaian si kecil, karena baju si kecil tidak akan kering dalam waktu yang singkat seperti ketika musim panas. Hal ini bertujuan agar bayi tidak Anda beri baju yang belum benar-benar kering. Karena baju yang belum kering juga akan memicu bayi Anda kehilangan panas tubuh.

4. Mengalir

Penyebab hilangnya panas tubuh bayi yang terakhir yaitu dengan cara mengalir. Aliran udara di sekeliling bayi dapat menyebabkan tubuh bayi menjadi dingin. Misal: bayi diletakkan dekat pintu atau jendela terbuka. Nah, kalau yang satu ini jika dilogika memang sangat benar. Seperti halnya ketika Anda memiliki nasi yang keadaan panas, agar segera dingin mungkin Anda mengipasi nasi tersebut atau menempatkan pada tempat yang terkena udara. Begitu juga dengan bayi Anda, ketika Anda meletakkannya di dekat jendela atau bahkan di pinggir pintu, maka bayi Anda juga akan kehilangan panas tubuh.

 Nah, Anda sekarang sudah mengetahui bagaimana tubuh bayi dapat kehilangan panas. Maka dari itu, tingkatkanlah kepedulian Anda dalam menjaga bayi tetap hangat. Karena bayi belum optimal dalam memproduksi panas tubuh dan pusat pengaturan suhu tubuh pada bayi juga belum berfungsi sempurna. Semoga bermanfaat.