Cara Merawat Bayi Baru Lahir Agar Sehat

Sponsored Links

Cara Merawat Bayi Baru Lahir Agar Sehat

Pernahkah Anda mendengar bayi hipotermia? Atau bayi meninggal karena kedinginan. Nah kenapa hingga dapat terjadi demikian? Hal ini dapat terjadi karena bayi kehilangan panas tubuh secara cepat.

Bagi Anda yang baru memiliki bayi, supaya tetap menjaga kehangatan bayi. Karena bayi ketika berada di dalam kandungan mereka memdapatkan suhu yang hangat, sehingga ketika awal-awal terlahir di dunia harus memiliki suhu lingkungan yang hangat. Mungkin sebagian dari Anda mengira tubuh bayi panas atau sedang terkena sakit panas. Namun suhu normal bayi baru lahir adalah 36,5-37,5°C. Sehingga Anda tidak perlu khawatir jika bayi Anda memiliki suhu yang lebih tinggi dari Anda.

Mengapa sih, bayi perlu kehangatan? Nah, ini yang perlu diketahui para ibu, apalagi bagi Anda yang baru pertama kali memiliki bayi. Bayi membutuhkan kehangatan karena bayi mudah mengalami perubahan suhu tubuh. Selain itu, pusat pengaturan suhu bayi juga belum berfungsi secara sempurna. Tubuh bayi juga terlalu kecil untuk memproduksi dan menyimpan panas. Dan yang lebih nyata, bayi belum mampu untuk mengatur posisi tubuh dan pakaiannya agar tidak kedinginan.

Bayi berselimut lembut dan hangat
Bayi berselimut lembut dan hangat

Jangan Mandikan Bayi Baru Lahir Sebelum 6 Jam

Pada masa sekarang, perawatan terhadap bayi semakin diperhatikan dan ilmunya semakin berkembang. Anda yang baru memiliki bayi, pada saat bayi baru lahir, jangan segera dimandikan. Membersihkan bayi cukup dengan dilap menggunakan handuk halus atau tisu basah. Hal ini untuk mencegah bayi tidak syok dengan lingkungan sekitar. Itu adalah salah satu cara merawat bayi baru lahir agar sehat.

Para tenaga medis pada umumnya sudah mengetahui hal ini, namun Anda sebagai orang tua juga harus mengetahui. Agar perlakuan yang didapatkan oleh bayi Anda adalah perlakuan yang terbaik. Setelah Anda mengetahui bahwa bayi tidak boleh segera dimandikan, maka Anda juga tidak berprasangka negatif terhadap tenaga medis yang membantu persalinan Anda. Anda berprasangka negatif, seperti: “ini tenaga medis yang tidak profrsional, kok bayi berlumuran darah tidak segera dimandikan sih, Cuma dilap aja. Gimana kalau sampai terjadi infeksi”.

Nah, bagi Anda yang baru tahu, Anda jangan sampai mencaci para tenaga medis jika mereka tidak segera memandikan bayi Anda. Semua yang dilakukan sudah berdasarkan ilmu dan mempertimbangkan keselamatan bayi Anda.

Tempatkan Bayi di Lingkungan Yang Hangat

Ketika bayi baru keluar dari kandungan, maka akan mulai terkena suhu lingkungan yang cenderung lebih dingin daripada di dalam rahim. Maka dari itu, sebisa mungkin bayi Anda jangan di tempatkan pada ruangan yang dingin atau ber-AC. Penggunaan kipas angin sebaiknya juga dihindari, karena dapat menyebabkan bayi terkena angin dan merasa kedinginan.

Walaupun Anda dan bayi Anda tinggal di dalam ruangan yang normal (tanpa menggunakan AC maupun kipas angin), namun bayi Anda jangan diletakkan didekat jendela maupun pintu. Karena bayi akan terkena udara dari luar, sehingga dalam jangka waktu lama bayi Anda akan mengalami kedinginan.

Biasanya, disuatu tempat pelayanan kesehatan terutama pelayanan kesehatan yang bersangkutan dengan persalinan, mereka sudah menyediakan tempat khusus untuk menghangatkan bayi. Yaitu dengan bantuan sinar lampu yang panas, agar lingkungan sekitas menjadi panas dan tubuh bayi tetap mendapatkan kehangatan. Penyinaran bayi juga bertujuan agar bayi dapat mempertahankan kekuatan dan kekebalan tubuhnya.

Bayi Selalu Tetap Berpakaian, Menggunakan Tutup Kepala dan Berselimut

Nah, seperti Anda ketika berada di daerah yang dingin. Pasti Anda menggunakan pakaian yang panjang, tebal dan benar-benar dapat menutupi seluruh tubuh. Begitu juga dengan bayi Anda, agar tidak kehilangan kehangatan tubuh, pastikan bayi Anda menggunakan pakaian yang kering dan lembut, menggunakan kaus kaki dan sarung tangan, mengenakan topi, dan berselimut. Bagi Anda yang masih membudayakan budaya orang jawa, biasanya bayi diberi kehangatan dengan cara membalut seluruh tubuh bayi dengan kain atau biasa disebut dengan “gedong”.

Sebenarnya, tujuan gedong adalah untuk menjaga bayi agar tetap hangat, namun di sisi lain, jika bayi Anda terlalu sering digedong juga tidak baik. Karena bayi memiliki keterbatasan untuk bebas bergerak. Selain itu, jika Anda menggedong bayi terlalu rapat, akan berpengaruh terhadap pertumbuhan bayi. Sebagian bagian tubuh bayi akan terjepit oleh rapatnya gedongan.

Penutup kepala juga berperan penting dalam menjaga kehangatan bayi tetap stabil. Karena 25% panas tubuh bayi dapat hilang melalui kepala yang terbuka. Maka dari itu sebelum bayi Anda lahir, siapkan topi untuk si bayi. Karena sesegera ungkin setelah lahir, bayi langsung dapat menggunakan topi.

Segera Ganti Popok

Cara merawat bayi baru lahir agar sehat adalah segera mengganti popok ketika bayi sudah buang air kecil atau air besar. Bayi sangat tidak nyaman setelah dia sedang buang air kecil maupun buang air besar. Nah, biasanya bayi Anda akan menangis meminta pertolongan agar si ibu segera mengganti popok, inilah sinyal bahwa bayi akan merasa risih dengan sesuatu yang basah. Selain itu, sebenarnya makna dari segera mengganti popok adalah, ketika ada kain basah yang menempel pada tubuh bayi, maka dapat membuat kulit bayi yang hangat lama kelamaan menjadi dingin.

Jangan Menyentuh Bayi Dengan Tangan Dingin

Saat Anda memiliki tangan yang dingin atau basah, tahan sebentar untuk tidak menyentuh bayi, karena suhu tangan Anda yang dinging ketika menyentuh bayi maka suhu panas pada bayi akan berpindah ke tangan Anda. Hal ini berarti panas tubuh bayi merambat menuju suhu tubuh yang lebih dingin, yaitu tangan Anda.

Selain itu, Anda juga jangan memandikan bayi dengan air dingin, agar suhu panas pada tubuh bayi tetap terjaga. Secara berturut-turut Anda dapat memandikan bayi menggunakan air hangat hingga bayi berusia hampir satu tahun. Apalagi jika rumah Anda termasuk dataran tinggi, memandikan bayi dengan air hangat sangat dianjurkan. Hal ini bertujuan agar bayi Anda tidak mudah kedinginan dan memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

Segera Keringkan Bayi

Setelah memandikan bayi, sesegera mungkin Anda dapat mengeringkan bayi menggunakan handuk yang kering dan lembut. Agar bayi tidak kelamaan bersentuhan dengan air. Jika Anda tidak segera mengeringkan bayi, bisa jadi air yang masih menempel pada tubuh bayi dan tertiup angin dapat membuat bayi kedinginan. Nah, hal ini akan memicu bayi kehilangan panas tubuh dan pada akhirnya dapat membuat bayi menjadi menggigil.

Segera Menyusui Bayi Setelah Lahir

Jika Anda termasuk ibu yang sehat dan memiliki ASI yang lancar, sesegera mungkin Anda dapat menyusui bayi ketika baru lahir. Karena ASI dapat memicu mengahangatkan tubuh bayi. Jika ASI Anda belum keluar, maka dapat mendekap bayi dan menstimulasi bayi untuk dapat menyusu pada Anda, walaupun belum keluar ASI. Nah, Ketika Anda mendekap bayi dan mendekatkan bayi pada tubuh Anda, maka bayi juga akan mendapatkan panas tubuh dari Anda.

Tempelkan Kulit Bayi dengan Kulit Ibu

Bayi ketika berada dalam kandungan mendapatkan kehangatan sepanjang hari, karena belum kontak dengan udara luar. Saat bayi Anda baru lahir, Anda dapat mempertahankan panas tubuh bayi dengan cara menempelkan pada kulit Anda. Dengan tujuan bayi mendapatkan suplai panas tubuh dari ibu.

Bayi dalam dekapan ibu
Bayi dalam dekapan ibu

Perawatan Metode Kanguru (PMK)

Mungkin sebagian besar dari Anda sudah banyak yang mendengar tentang perawatan bayi dengan metode kanguru. Nah, sebenarnya gimana sih metode kanguru itu? Anda tahu hewan kanguru kan? Kanguru memiliki kantong didepan perut, untuk melindungi dan memberi kehangatan pada anak-anaknya. Namun, kita tidak memiliki kantong seperti kanguru. Dengan demikian, kita hanya mencontoh cara kanguru dalam memberi kehangatan pada anak-anaknya.                      

Metode kanguru mengutamakan bayi dapat kontak dengan kulit sang ibu. Yaitu dengan mendekap bayi dan menelungkupkan bayi pada dada sang ibu. Ibu dapat melakukannya dengan posisi tidur, sehingga memudahkan bayi untuk dapat telungkup secara sempurna. Pada bagian atas bayi dapat ditutup menggunakan kain atai selendang, agar tidak kontak dengan udara luar yang relatif lebih dingin.

Manfaat dari perawatan menggunakan metode kanguru yaitu bayi menjadi hangat dan bayi lebih sering menetek. Selain itu, bayi dapat tidur dengan pulas karena tidak rewel. Ketika bayi dapat tidur dengan pulas dan sering menetek, maka berat badan bayi akan lebih cepat untuk naik.

Nah, banyak sekali kan usaha untuk tetap menjaga kehangatan tubuh buah hati Anda. Semoga bermanfaat.