Asam Folat Penting Untuk Ibu Hamil

Sponsored Links

Manfaat Asam Folat Penting Untuk Ibu Hamil

Halo Bunda apa kabar? Apakah bunda sekarang sedang hamil? Atau mungkin sedang merencanakan kehamilan? Untuk Anda yang sudah pernah mengalami kehamilan mungkin sudah mengetahui bahwa ibu hamil membutuhkan vitamin tambahan, yaitu berupa asam folat. Asam folat merupakan sinonim dari vitamin B9.

Sebenarnya asam folat bukan hanya untuk ibu hamil, namun ibu hamil memang membutuhkan asam folat yang lebih tinggi karena ibu juga harus memberikan asam folat untuk janin yang dikandungnya. Karena biasanya ibu hamil tidak banyak tahu dan mengabaikan pentingnya asam folat.

Bagi Anda para suami, harus mengetahui baahwa ibu hamil itu membutuhkan vitamin ekstra salah satunya yaitu asam folat. Nah, ketika Ayah tahu bahwa ibu membutuhkan nutrisi yang lebih, maka Ayah dapat membelikan berbagai makanan yang tinggi kandungan asam folat.

Sebenarnya apa sih manfaat asam folat untuk ibu hamil? Apakah Anda tahu persis apa saja manfaatnya? Mari simak artikel berikut ini!!

Manfaat Asam Folat

Asam folat merupakan vitamin B9 yang selama ini mungkin Anda belum banyak mengetahui. Karena pada umumnya yang banyak di bahas hanyalah vitamin B1, B2, B6 dan B12 atau B kompleks. Nah, karena sekarang Bunda sedang hamil, maka harus mengetahui secara rinci, sebenarnya apa sih manfaat B9 untuk janin Bunda?

Membantu Perkembangan Otak Janin

Salah satu tugas asam folat untuk ibu hamil yaitu membantu perkembangan otak janin. Asam folat akan membantu otak membentuk sel-sel secara maksimal sehingga akan menghindarkan janin Anda dari kelainan otak. Selain itu, ketika otak bayi berkembang sempurna, maka juga akan menghindarkan anak dari autisme. Beberapa ahli juga banyak yang membuktikan bahwa kekurangan asam folat dapat menimbulkan keterbelakangan mental. Sebenarnya pada intinya adalah sama, ketika janin kekurangan asam folat menyebabkan otak akan mengalami gangguan.

Mencegah Kecacatan Lahir

Pada saat awal kehamilan, DNA atau penentu sifat-sifat anak akan terbentuk, namun jika Bunda mengkonsumsi asam folat, maka pembentukan struktur DNA akan menjadi sempurna. Ketika Bunda mengalami kekurangan asam folat pada saat masa kehamilan, maka pembentukan sistem saraf pada janin akan mengalami gangguan atau sering disebut dengan neural tube defect.

Pada sub bahasan sebelumnya memberikan gambaran mengenai pembentukan sel otak pada janin, nah ketika kekurangan asam folat akan mengalami beberapa gangguan pada pembentukan sel otak. Maka dari itu, ketika masih janin sudah mengalami gangguan, pada saat lahir pun bayi akan mengalami kecacatan, terutama yang berhubungan dengan otak atau sistem saraf pusat.

Kecacatan lahir yang menyerang bagian otak disinyalir karena Bunda mengalami kekurangan asam folat di saat awal masa kehamilan. Nah, sangat berbahaya sekali bukan? Hal ini mungkin juga dapat menimpa Anda yang telat mengetahui kehamilan dan tidak memiliki asupan asam folat yang cukup.

Bagi Anda yang telah merencanakan atau sedang menjalankan program untuk hamil, Anda dapat mempersiapkan diri mengkonsumsi asam folat dari sebelum kehamilan. Hal ini bertujuan agar pada saat minggu-minggu pertama kehamilan, janin Anda memiliki asupan asam folat yang cukup untuk membantu pembentukan sel-sel otak dan sistem saraf pusat.

Menghindarkan Dari Kecacatan Tulang Belakang

Kecacatan pada tulang belakang dapat terjadi ketika janin Anda sewaktu di dalam rahim tidak mendapatkan asupan asam folat yang cukup, terutama pada saat awal-awal kehamilan. Pembentukan sel-sel tulang belakang terjadi pada masa awal kehamilan, sehingga ketika Bunda tidak mengetahui apa yang harus dikonsumsi, bisa jadi janin Bunda akan kekurangan zat asam folat.

Pembentukan sel-sel tulang belakang beriringan dengan pembentukan sel otak. Sehingga jika terjadi kecacatan pada tulang belakang dimungkinkan juga terjadi kecacatan pada jaringan otak. Pada saat bayi lahir, dan mengalami gangguan pada bagian otak maupun tulang belakang, maka secara otomatis bayi Anda akan mengalami kecacatan seumur hidupnya.

Kebutuhan Asam Folat

Solusi agar Anda tidak memiliki bayi yang cacat atau mengalami gangguan mental, maka Bunda harus memperhatikan jumlah asupan asam folat. Walaupun Bunda sudah mengkonsumsi asam folat, namun dalam jumlah yang tidak mencukupi atau mengkonsumsinya tidak teratur, maka juga memungkinkan tetap timbul permasalahan. Terus, seberapa banyak sih jumlah asam folat yang dibutuhkan oleh ibu hamil?

Nah, ibu hamil dalam satu hari membutuhkan asupan asam folat antara 400-600mcg. Anda dapat memenuhi kebutuhan asam folat tersebut dari berbagai jenis makanan maupun sayur dan buah-buahan. Pada saat Anda memenuhi kebutuhan asam folat, maka dapat mencegah terjadinya kecacatan lahir bayi Anda.

Sumber Asam Folat

Berbagai uraian di atas telah banyak dijelaskan mengenai asam folat, manfaat asam folat dan akibat dari kekurangan asam folat bagi ibu hamil. Nah, dari mana saja sih kita dapat memenuhi kebutuhan asam folat? Jadi asam folat banyak terdapat dalam buah dan sayur serta pada makanan-makanan tertentu. Berikut ini akan kami sebutkan sumber asam folat yang berasal dari buah dan sayur serta pada makanan. Simak selengkapnya!

Sayuran

Sayuran Mengandung Asam Folat
Sayuran Mengandung Asam Folat

Asam folat banyak terkandung dalam sayuran yang berwarna hijau tua dan kuning. Seperti kangkung, brokoli, bayam, wortel, bunga kol, labu, bit, kecambah, kentang, jagung, seledri, asparagus dan kacang panjang. Agar kandungan asam folat tidak hilang dari sayuran yang Anda konsumsi, sebaiknya Anda memasakya dengan kondisi tidak terlalu matang, sehingga kandungan gizi pada sayuran Anda masih lengkap.

Usahakan Anda dapat mengkonsumsi sayur mayur setiap hari, agar kebutuhan asam folat tercukupi. Namun, alangkah baiknya jika Anda mengkonsumsi sayuran tersebut secara beragam, tidak hanya pada satu jenis sayuran. Karena kandungan gizi dari setiap macam sayur berbeda, sehingga Anda juga akan mendapatkan manfaat kandungan gizi lain dalam sayur tersebut.

Buah-Buahan

Buah-Buahan Sumber Asam Folat
Buah-Buahan Sumber Asam Folat

Jika Anda tidak suka mengkonsumsi sayuran, Anda dapat menjadikan buah-buahan sebagai alternatif suplai asam folat. Buah yang banyak mengandung asam folat diantaranya yaitu pisang, alpukat, jeruk, blewah, tomat, pepaya, stroberi dan anggur. Rasa dari buah-buahan itu sangat beragam, dan kebanyakan orang suka dengan buah-buahan. Nah, pada saat Anda sedang tidak selera makan, buah-buahan dapat menjadi sumber energi lain untuk Anda. Selain Anda mendapatkan manfaat asam folat dari buah tersebut, Anda juga akan mendapatkan sumber energi. Namun, bukan berarti buah-buahan dapat menggantikan makanan pokok untuk sumber energi.

Makanan Lainnya

Kacang-Kacangan Sebagai Sumber Asam Folat
Kacang-Kacangan Sebagai Sumber Asam Folat

Sumber asam folat bukan hanya terdapat dalam sayur dan buah-buahan, namun juga pada beberapa jenis makanan tertentu seperti sereal, telur, roti, kacang almond, kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kacang polong, kedelai, biji bunga matahari, alpukat, hati sapi, hati ayam, daging tanpa lemak dan ragi. Nah, beberapa jenis makanan tersebut tentunya juga mudah dijumpai dan Anda juga biasa mengkonsumsinya.

Anda dapat mengkonsumsi beberapa makanan tersebut secara bergantian. Kebutuhan asam folat tidak sebanyak kebutuhan protein dan lemak sehingga pada saat Anda hanya mengkonsumsi satu porsi dan satu jenis sumber asam folat, pasti sudah tercukupi. Apakah Anda masih meremehkan tentang pentingnya kebutuhan asam folat bagi janin? Segera ambil solusi, jika Anda merasa kecukupan asam folat selama ini belum terpenuhi. Semoga bermanfaat.