7 Jenis Makanan Pantangan Bagi Penderita Hipertensi

Sponsored Links

7 Jenis Makanan Pantangan Bagi Penderita Hipertensi

Hipertensi dapat dikatakan sebagai induknya dari beberapa penyakit. Betapa tidak, ketika Anda memiliki hipertensi, berarti Anda juga beresiko untuk dapat terkena struk, serangan jantung dan diabetes. Sayang sekali jika Anda tidak dapat menjaga tekanan darah Anda. Namun, para penderita Hipertensi terkadang bingung dalam memilih makanan. Banyak yang belum mengetahui, sebenarnya makanan yang gimana sih yang sebaiknya dikonsumsi oleh para penderita hipertensi. Atau apa saja sih makanan pantangan hipertensi yang harus dihindari?

Memang, sebagian dari Anda berpendapat bahwa Anda merasa terbatasi, tidak boleh makan sembarangan. Iya, untuk beberapa jenis makanan Anda tidak boleh makan sesuka hati. Namun sebenarnya ini juga untuk menjaga kesehatan Anda. Sebenarnya bukan tidak boleh mengkonsumsi, namun sedikit lebih banyak untuk membatasi jumlah yang dikonsumsi.

Nah, Anda yang sedang menderita hipertensi agar tetap dapat memiliki tekanan darah yang stabil sebaiknya menghindari atau mengurangi konsumsi jenis makanan berikut ini:

1. Makanan Tinggi Garam

Contoh Dari Makanan Mengandung Tinggi Garam
Contoh Dari Makanan Mengandung Tinggi Garam

Makanan pantangan hipertensi yang pertama yaitu makanan tinggi garam. Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa makanan asin berpotensi untuk meningkatkan tekanan darah. Memang, rasa asin dapat dikatakan sebagai rajanya rasa nikmat makanan. Namun, jika kita mengkonsumsi dengan jumlah yang berlebih akan berdampak negatif terhadap kesehatan.

Bagaimana bisa, garam menjadi salah satu makanan pemicu hipertensi? Ketika Anda mengkonsmsi garam dengan melebihi batas normal, maka garam akan menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh, sehingga dapat meningkatkan volume dan tekanan darah.

Nah, asupan garam yang masih tergolong normal yaitu maksimal 1 sendok teh dalam sehari. Sekarang coba bayangkan, kira2 berapa banyak garam yang masuk tubuh kita dalam waaktu satu hari? Jika tingkat konsumsi garam Anda berlebih, maka sebaiknya mulai sekarang dapat mengurangi pemberian garam pada makanan Anda.

Perlu Anda ketahui bahwa makanan olahan juga banyak mengandung garam atau sodium. Seperti sanck, banyak mengandung garam atau sodium. Nah, begitu juga dengan MSG atau penyedap rasa, banyak memiliki kandungan sodium atau zat tinggi garam. Pada saat Anda mengkonsumsi MSG, berarti Anda berinvestasi untuk meningkatkan tekanan darah.

2. Makanan Tinggi Kadar Lemak Atau Berkolesterol

Makanan Berkolesterol Tinggi
Makanan Berkolesterol Tinggi

Sebagian besar dari Anda pasti sudah tahu, makanan yang berlemak tinggi atau bahkan yang berkolesterol dapat membuat tekanan darah Anda meningkat. Makanan berkolesterol tinggi menjadi salah satu makanan penyebab hipertensi. Hal ini dapat terjadi karena jika makanan yang Anda makan terus-menerus berlemak, maka akan terjadi endapan lemak dalam darah. Dengan demikian lemak dalam darah akan menggumpal dan menyumbat pembuluh darah.

Ketika pembuluh Anda ditempeli oleh lemak-lemak atau darah Anda sudah banyak mengandung butiran-butiran kolesterol, maka aliran darah akan terganggu dan semakin berat. Maka dari itu jantung mengeluarkan tekanan yang lebih berat agar darah tetap mengalir.

Nah, jika hal ini terjadi secara terus-menerus, maka tekanan darah akan terus meningkat dan dapat menjadi tekanan darah tinggi yang permanen. Contoh makanan berlemak tinggi seperti mie instan, berbagai macam gorengan, donat, mie ayam, bakso, ayam potong, dll.

3. Berbagai Jenis Makanan Olahan Atau Makanan Instan

Makanan Instan
Makanan Instan

Gimana kaitannya antara makanan instan dengan tekanan darah? Anda mungkin tidak banyak yang menyadari bahwa makanan olahan itu tak lepas dari zat tambahan makanan, sebagai contoh yaitu sodium dan natrium. Nah, hampir semua makanan olahan atau makanan instan mengandung sodium. Sodium dan natrium inilah yang bepengaruh terhadap tubuh kita. Ketika Anda mengkonsumsi sodium dan natrium berlebih, maka tingkat garam dan cairan dalam tubuh Anda tidak seimbang, sehingga akan terjadi penumpukan mineral dalam darah dan menyebabkan tekanan darah meningkat.

Contoh makanan yang banyak mengandung sodium dan natrium adalah kecap, mie instan, sup kalengan serta berbagai macam snack. Selain itu, MSG juga memiliki kadar sodium dan natrium yang tinggi. Maka pertimbangkan lagi ketika Anda menggunakan penyedap rasa, lebih baik beralih pada bahan-bahan alami.

Jika Anda bijak dalam memilih makanan, sebaiknya mulai mengurangi atau bahkan tidak mengkonsumsi sama sekali makanan olahan. Mengkonsumsi makanan segar lebih baik dan akan lebih memberikan manfaat.

4. Konsumsi Alkohol

Minuman Beralkohol
Minuman Beralkohol

Konsumsi alkohol yang berulang kali juga akan meningkatkan tekanan darah Anda. Terutama bagi Anda kaum pria, konsumsi alkohol bukan suatu cara untuk menyelesaikan masalah, justru akan semakin menumpuk masalah. Konsumsi alkohol juga dapat merusak pembuluh darah Anda.

Pada saat pembuluh darah Anda mengalami kerusakan, otomatis akan mengganggu sirkulasi dan usaha jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Pada saat jantung Anda mengeluarkan usaha yang lebih tinggi maka tekanan darah Anda juga akan meningkat.

5. Kebiasaan Minum Kafein

Minuman Berkafein Pemicu Hipertensi
Minuman Berkafein Pemicu Hipertensi

Kafein, disadari maupun tidak disadari akan membawa dampak yang buruk terhadap tekanan darah Anda. Ketika Anda minum kafein, maka jantung akan terpacu untuk bekerja lebih keras, inilah yang dapat mengakibatkan tekanan darah Anda meningkat. Jika Anda hobi mengkonsumsi kafein, Anda bersiap-siaplah untuk menerima risiko memiliki hipertensi.

Kafein bukan hanya berasal dari kopi, teh pun juga mengandung kafein namun jumlahnya lebih sedikit. Anda tetap dapat menikmati sensasi teh hangat, namun pilihlah teh yang telah dihilangkan kandugan kafeinnya.

6. Makanan Tinggi Kadar Glukosa

Jenis Makanan Manis Pemicu Hipertensi
Jenis Makanan Manis Pemicu Hipertensi

Makanan tinggi kadar glukosa ada kaitannya dengan orang yang terkena diabetes. Ketika kadar glukosa dalam darah meningkat, maka secara alamiah tekanan darah Anda juga akan meningkat. Mungkin selama ini Anda tidak menyadari, bahwa gula juga berperan terhadap meningkatnya tekanan darah.

Makanan tinggi kadar gula dapat Anda jumpai pada berbagai jenis minuman soft drink, selain itu jajanan yang manis-manis juga mengandung tinggi gula karena kebanyakan yang digunakan sebagai rasa manis berasal dari pemanis buatan yang memiliki kadar gula tinggi.

Mulai saat ini lebih baik Anda untuk lebih menjaga dari konsumsi makanan olahan, selain Anda menghindari rasa manis buatan, Anda juga terhindar dari berbagai jenis bahan kimia lainnya.

7. Protein Dengan Kadar Lemak Yang Tinggi

Jenis Protein Yang Mengandung Lemak Tinggi
Jenis Protein Yang Mengandung Lemak Tinggi

Protein dengan kadar lemak yang tinggi dapat kita jumpai pada jenis daging merah. Walaupun protein, namun memiliki kandungan lemak yang tinggi maka tetap berpengaruh pada jantung dan pembuluh darah Anda. Lemak akan berkontribusi pada meningkatnya tekanan darah. Apalagi jika Anda mengkonsumsi danging yang memiliki banyak lemak, maka kolesterol dalam darah akan meningkat dan dapat memperberat aliran darah. Jantung Anda aka bkerja sesuai dengan kondisi kandungan darah dan pembuluh darah Anda. Pada saat kandungan kolesterol dalam darah Anda tinggi, jantung akan memompa dengan tekanan yang lebih besar, sehingga tekanan darah Anda juga akan meningkat. Begitu juga ketika pembuluh darah Anda banyak tersumbat dengan plak-plak kolesterol, maka pembuluh darah Anda akan menyempit sehingga juga akan meningkatkan tekanan darah Anda. Selain itu, daging merah yang diasap maupun disup juga memiliki kandungan sodium yang lebih banyak.

Nah, sekarang gimana dengan Anda? Apakah sudah mendapat sedikit gambaran, makanan apa saja yang boleh dikonsumsi oleh penderita hipertensi.