5 Bahaya Kutu Kepala

Sponsored Links

5 Bahaya Kutu Kepala

Siapa sih yang nggak pernah tahu atau nggak kenal dengan kutu kepala? Mungkin sebagian dari Anda teringat dan terngiang-ngiang dulu pernah memiliki kutu kepala, atau mungkin sekarang sedang resah karena si kecil memiliki kutu.

Perlu diketahui bahwa penderita kutu di dunia semakin meningkat pada tiap tahunnya. Namun, kebanyakan masyarakat tidak menganggap bahwa adanya kutu kepala merupakan suatu permasalahan. Bagi Anda yang menyempatkan membaa artikel ini, perlu dipahami bahwa kutu kepala manusia merupakan suatu permasalahan yang harus segera diselesaikan. Karena jika Anda tidak segera menyelesaikannya, maka akan ada beberapa akibat yang lebih serius.

Memang, jika dilihat dari sisi kemajuan zaman, sudah tidak pantas lagi jika masih banyak anak-anak yang memiliki kutu. Karena kutu merupakan penyakitnya orang-orang zaman penjajahan Belanda. Namun pada kenyataannya masih banyak masyarakat kita yang masih berkutu kepala, terutama di daerah padat pemukiman dan kumuh. Tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia masih banyak memiliki masyarakat yang belum dapat hidup layak, sehingga masalah serangan kutu kepala juga belum dapat diberantas secara total. Nah, apa saja sih bahaya kutu kepala? Simak selengkapnya artikel di bawah ini!

1. Kutu Kepala Menyebabkan Penyakit Pediculosis Kapitis

Pediculosis Kapitis merupakan gatal-gatal karena iritasi kulit kepala yang disebabkan oleh liur kutu. Nah, inilah penyebabnya kenapa kulit kepala Anda terasa sangat gatal ketika memiliki kutu. Air liur dari kutu tidak hanya menyebabkan kulit Anda terasa gatal, tapi juga akan membuat kulit kepala cepat kotor dan berbau. Anda pasti sudah mengetahui, bahwa hewan itu juga membuang kotoran, nah di manakah kutu kepala membuang kotoran? Jawabannya ya pasti juga di kulit kepala Anda. Maka dari itu Anda yang memiliki kutu, kulit kepala akan cepat sekali kotor dan berbau.

Sebagai solusinya agar kepala Anda tidak cepat kotor yaitu dengan sering berkeramas, bisa dilakukan 2 hari sekali.

2. Koreng Pada Kulit Kepala

Koreng di kepala tersebut disebabkan oleh adanya kutu yang membuang kotoran dan air liur di kepala kita. Selain itu, ditambah dengan jarangnya kita mencuci rambut, sehingga kotoran dan kuman akan mendukung terjadinya koreng pada kepala kita. Kemudian kita menggaruk kulit kepala dengan tanpa perhitungan, sehingga akan memperparah koreng tersebut.

Koreng kutu kepala
Koreng kutu kepala

3. Menurunnya Prestasi Akademik Anak-Anak

Nah, untuk bahaya kutu kepala yang satu ini dapat membuat fatal bagi kecerdasan anak Anda. Yaitu anak Anda akan mengalami penurunan prestasi akademik. Kenapa kutu kepala hingga berefek pada prestasi akademik anak? Anda tahu bagaimana hubungannya?

Ketika anak Anda memiliki kutu, maka anak akan terus-menerus merasakan gatal pada kepala dan dia berkeinginan untuk terus menggaruk-garuk kepala. Nah, dari sinilah berawal, ketika mereka sedang mendapatkan pelajaran dikelas, konsentrasi akan menurun dan anak akan merasa gelisah. Jika keadaan ini terus berlangsung dalam jangka waktu yang lama, maka anak Anda tidak akan mendapatkan proses pembelajaran yang optimal dan pada akhirnya prestasi akademik yang menjadi taruhannya.

Simpel kan logikanya. Jadi jangan sekali-kali Anda meremehkan kutu kepala, apa lagi tidak segera membasminya. Anak Anda akan terus menderita dan mendapat kerugian.

4. Si Kecil Mengalami Gangguan Tidur

Dampak kutu kepala selanjutnya yaitu anak akan mengalami gangguan tidur. Betapa tidak terganggu, Anda saja digigit nyamuk ketika tidur akan merasa terganggu dan tidak nyaman. Apalagi anak-anak Anda yang memiliki hewan penggigit kulit kepala dan sepanjang waktu dapat beraksi. Perlu diketahui bahwa, kutu kepala akan lebih banyak beraktifitas pada malam hari, termasuk dalam menghisap darah untuk suplai makanan. Maka dari itu jika anak Anda memiliki kutu kepala, sebaiknya segara dibasmi agar si kecil dapat tidur pulas.

5. Anak Akan Merasa Rendah Diri

Iya, memang benar kutu kepala banyak berkembang pada masyarakat yang notabene dari golongan sosial ekonomi menengah ke bawah. Nah, anak Anda yang memiliki akan merasa kurang PD ketika bersama teman-temannya yang tidak memiliki kutu. Setiap saat dia memiliki ancaman untuk mendapatkan olokan dari teman, karena banyak kutunya. Atau bahkan yang paling ekstrim lagi, tidak mau berteman dengan anak Anda. Di sisi lain, dia merasa memiliki kualitas diri yang rendah dan kebersihan diri yang kurang, sehingga pada akhirnya anak dapat menarik diri dari lingkungan. Kasihan kan??

 Nah, demikian itulah 5 bahaya yang ditimbulkan oleh kutu kepala, khususnya bagi anak-anak. Jika Anda adalah salah satu dari orang tua yang bijak, maka Anda akan segera mengambil keputusan dan tindakan untuk membasmi kutu kepala pada anak Anda.