5 Bahaya Kekurangan Gizi

Sponsored Links

5 Bahaya Kekurangan Gizi

Tahukah Anda, di Indonesia masih sangat banyak yang menderita kekurangan gizi. Kekurangan gizi dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Pada kenyataannya hasil Riskesdas (riset kesehatan dasar) tahun 2013 masih ditemukan 19,2% balita memiliki status gizi kurang. Sedangkan proporsi balita kurus sebanyak 12,1%. Secara ilmu medis, kekurangan gizi itu ketika tubuh mengalami kekurangan satu atau lebih zat-zat esensial. Namun secara umum, kekurangan gizi berarti asupan makanan yang kurang dalam hal jumlah maupun kualitas.

Konsumsi makanan dapat berpengaruh terhadap nilai status gizi seseorang. Status gizi baik dapat terjadi bila tubuh memperoleh zat-zat gizi yang cukup. Ketika zat gizi seseorang terpenuhi, maka pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja dan kesehatan tubuh akan meningkat. Kekurangan gizi juga dapat terjadi jika Anda atau anak Anda sedang mengalami gangguan kesehatan atau sedang menderita suatu penyakit tertentu. Namun, penyebab paling utama adalah karena kurangnya asupan makanan yang masuk dalam tubuh.

Nah, mungkin Anda sendiri juga tidak mengetahui ternyata Anda sekarang juga sedang mengalami kekurangan zat gizi tertentu. Apakah Anda tahu apa akibatnya jika seseorang mengalami kekurangan gizi? Nah, banyak sekali akibat darinya. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai beberapa bahaya kekurangan gizi pada proses tubuh. Simak selengkapnya!!

1. Mengganggu Fungsi Pertumbuhan

Pertumbuhan Anak Terhambat
Pertumbuhan Anak Terhambat

Anak-anak yang tidak tumbuh sesuai dengan normalnya, bisa jadi anak kekurangan suatu zat gizi. Contoh, jika anak mengalami kekurangan protein, maka akan memiliki otot-otot yang lembek dan rambutnya mudah rontok. Secara umum, anak-anak yang berasal dari keluarga tingkat sosial ekonomi menengah ke atas rata-rata lebih tinggi daripada anak-anak yang berasal dari keluarga dengan tingkat sosial ekonomi rendah.

Usia anak-anak merupakan masa terbaik untuk memberikan nutrisi yang cukup dan sempurna agar anak dapat tumbuh secara optimal. Sel-sel tubuh yang dimiliki anak dapat berkembang secara pesat dan sempurna jika mendapatkan nutrisi pendukung yang cukup. Ketika usia telah dewasa, perkembangan sel-sel tidak lagi secepat perkembangan sel ketika masih anak-anak. Maka dari itu jika boleh memilih, lebih baik Anda memberikan nutrisi yang labih banyak ketika anak Anda masih usia pertumbuhan karena manfaatnya akan lebih banyak.

Pada orang dewasa mungkin bukan lagi mengganggu fungsi pertumbuhan, namun kekurangan gizi akan berhubungan dengan estetika. Ketika Anda kurus, mungkin orang lain akan memberikan pandangan negatif pada Anda, yaitu ANda kekurangan asupan makanan.

2. Produksi Tenaga Berkurang

Untuk akibat yang satu ini Anda pasti sudah paham. Jika diibaratkan, seperti mesin yang tidak diberi bahan bakar maka tidak dapat berjalan. Nah, Anda mengkonsumsi makanan fungsinya yaitu untuk mensuplai energi tubuh. Sedangkan energi berfungsi untuk menggerakkan tubuh manusia. Jika Anda kekurangan energi maka dapat menyebabkan kekurangan tenaga untuk bergerak, bekerja dan beraktivitas. Dengan demikian orang akan menjadi malas, lemah dan produktifitas kerja menurun.

Secara umum Anda menyadari bahwa banyak orang yang mengatakan jika seseorang makan dengan porsi banyak sering disebut makanan porsi kuli atau tukang becak. Memang benar, karena kuli dan tukang becak membutuhkan energi yang lebih banyak untuk bekerja. Sehingga asupan makanan yang mereka butuhkan juga lebih banyak.

Pada anak atau orang dewasa yang sedang mengalami sakit, pada umumnya asupan gizi yang mereka terima lebih sedikit daripada pada saat kondisi sehat. Nah, mereka pasti akan mengalami lemas dan tidak bertenaga. Mengapa sih orang sakit kebanyakan mereka diberi pesan agar banyak makan? Inilah salah satu manfaatnya, yaitu agar mereka tidak sampai kekurangan gizi dan segera dapat memproduksi energi lebih banyak.

3. Menurunnya Daya Pertahanan Tubuh

Daya Tahan Tubuh Anak Menurun
Daya Tahan Tubuh Anak Menurun

Akibat kekurangan gizi yang berikutnya yaitu dapat menurunkan daya pertahanan tubuh. Ketika asupan makanan seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan tubuh, maka dapat membuat daya tahan tubuh Anda dapat menurun. Setelah imunitas seseorang turun, maka selanjutnya Anda akan mudah untuk terserang infeksi ringan seperti flu, batuk dan diare.

Selain itu jika Anda menderita suatu penyakit, ketika daya tahan tubuh Anda menurun maka akan memudahkan penyakit Anda untuk kambuh. Selanjutnya, jika Anda setelah menderita suatu penyakit dan asupan makanan yang Anda masukkan ke tubuh belum mencukupi kebutuhan, maka daya tahan tubuh Anda juga tidak segera pulih.

Jika Anda mengalami kekurangan gizi yang bersifat sesaat, mungkin Anda akan mengalami penurunan daya tahan tubuh. Nah, pada saat Anda mengalami penurunan daya tahan tubuh, Anda dapat dengan segera mengkonsumsi vitamin C. Karena vitamin C akan membantu tubuh berproses membangun pertahanan tubuh yang baru.

4. Menghambat Perkembangan Struktur Dan Fungsi Otak

Perkembangan Struktur Dan Fungsi Otak Terhambat
Perkembangan Struktur Dan Fungsi Otak Terhambat

Ketika kita membicarakan tentang perkembangan otak, berarti hal ini menyangkut pada diri anak-anak. Karena perkembangan otak secara maksimal berkembang ketika di usia anak-anak. Otak dapat mencapai bentuk yang maksimal ketika anak berusia dua tahun. Nah, bagaimana hubungannya kekurangan gizi dengan perkembangan struktur dan fungsi otak anak?

Kekurangan gizi dapat mengganggu fungsi otak secara permanen. Ketika anak kekurangan asupan makanan, maka tidak dapat mengirimkan nutrisi pada otak. Jangankan untuk nutrisi otak, untuk memenuhi kebutuhan energi saja tidak cukup, kemudian nutrisi apa yang akan dikirimkan ke otak. Sayang sekali kan jika anak Anda mengalami kekurangan nutrisi otak. Nah, maka dari itu usahakan agar anak Anda dapat terpenuhi kebutuhan gizinya.

Pada orang dewasa, kemugnkinan besar otak sudah tidak berkembang lagi semaksimal seperti masih masa kanak-kanak. Otak orang dewasa lebih banyak membutuhkan nutrisi untuk menggantikan sel otak yang telah mati. Maka dari itu, kebtuhn nutrisi untuk otak, pada orang dewasa berjumlah lebih sedikit daripada anak-anak.

Otak anak Anda membutuhkan protein dan melanin yang lebih banyak agar dapat berkembang dan terus melakukan regenerasi. Anda dapat mengkonsumsi pisang ambon secara rutin untuk membantu memberikan asupan untuk otak Anda.

5. Menimbulkan Perilaku Tidak Tenang

Kekurangan gizi kok nyambungnya ke perilaku? Tahukah Anda, bagaimana hubungannya? Nah, ini yang mungkin kebanyakan orang tidak menyadari dan tidak memahami. Bahwa kekurangan gizi baik pada anak-anak maupun orang dewasa dapat membuat mereka tidak tenang dalam berperilaku. Mereka akan menjadi mudah tersinggung, cengeng dan apatis.

Hal ini dapat terjadi bisa jadi karena mereka merasa lapar, sehingga kestabilan emosinya tidak terjaga. Jika mereka terus-menerus mengalami hal seperti ini, maka dapat merugikan dirinya. Karena, seiring berjalannya waktu lingkungan sosial mereka juga akan terkena dampak dari ketidakstabilan emosi mereka. Sehingga mereka akan mengalami masalah dalam bersosialisasi.

Nah, sekarang Anda sudah paham kan mengenai bahaya kekurangan gizi secara umum? Masih banyak lagi kerugian-kerugian yang lain, yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Maka dari itu, mulai dari sekarang tingkatkan asupan gizi Anda dan anak Anda agar tidak sampai kekurangan gizi. Semoga Bermanfaat.