11 Penyebab Anak Mogok Makan

Sponsored Links
Anak Mengalami Mogok Makan
Anak Mengalami Mogok Makan

Hallo bunda, apa kabar? Gimana dengan kabar si kecil? Apakah sehat dan makannya sudah teratur?

Apakah bunda sedang mengalami frustasi gara-gara anak mogok makan? Memang, tidak dapat dipungkiri jika anak mogok makan pasti membuat bunda menjadi khawatir. Bukan hanya karena kemudian anak akan mudah mengalami sakit, namun anak juga akan menjadi kurus. Walau gimana pun, anak harus tetap menjadi nomor satu. Biasanya anak melakukan aksi mogok makan dengan menyembur-nyemburkan atau melepeh makanan dan yang paling parah adalah anak menutupi mulutnya.

Bunda harus mengetahui, sebenarnya apa sih yang menyebabkan si kecil tidak mau makan dan hanya membuat makanannya menjadi bahan mainan? Bunda mungkin hingga geleng-geleng kepala merasakan si kecil begitu. Namun, sebenarnya terdapat beberapa hal yang memang biasanya menjadi alasan utama anak malas atau tidak mau makan. Jangan khawatir bunda, bunda pasti dapat menemukan apa penyebab anak mogok makan. Berikut ini akan diuraikan mengenai beberapa penyebabya. Simak selengkapnya!!

1. Anak Sedang Mengalami Pertumbuhan Gigi

Kalau penyebab yang satu ini, hanya anak yang dapat merasakan. Memang terkadang pertumbuhan gigi baru dapat membuat rongga mulut menjadi sakit sehingga anak malas untuk makan. Gigi akan terasa sakit jika digunakan untuk mengunyak, jadi anak akan malas untuk mengunyah dan menelan makanan. Ciri-ciri ini dapat Anda kenali ketika anak juga tidak ceriwis seperti biasanya.

2. Mengalami Sariawan Mulut

Nah, penyebab anak mogok makan yang satu ini jelas Anda pahami. Dalam rongga mulut anak terjadi luka, sehingga akan merasakan sakit jika tersentuh oleh makanan yang masuk dalam mulut. Apalagi pada saat anak mengunyah makanan, pasti makanan akan bergerak kesana kemari dan tidak menutup kemungkinan untuk menyentuh luka sariawan.

Bunda dapat segera mengetahui anak yang sedang mengalami sariawan yaitu anak sedikit membuka mulutnya, atau bahkan terkadang air liur sampai keluar. Biasanya anak memang membuka mulut dengan tujuan sedikit mengurangi rasa sakit dari sariawan.

3. Anak Sedang Sakit Tenggorokan Dan Batuk

Ketika anak mengalami sakit tenggorokan biasanya akan merasakan sakit saat menelan suatu makanan. Biasanya sakit tenggorokan atau batuk sering diikuti dengan demam, hal ini juga akan memperparah anak untuk tidak mau makan karena anak merasakan tidak enak badan.

4. Si Kecil Merasa Bosan Dengan Menu Makanan

Anak Tidak Mau Makan Karena Bosan Dengan Menu Makan
Anak Tidak Mau Makan Karena Bosan Dengan Menu Makan

Penyebab anak mogok makan yang berikutnya adalah karena anak bosan dengan makanan. Anak biasanya memiliki suatu kesukaan terhadap suatu makanan tertentu. Nah, jika Anda memberikan makanan tersebut dengan berturut-turut dan dalam jangka waktu yang lama maka anak dapat menjadi bosan walaupun itu adalah makanan favoritnya. Memang, terkadang mereka akan merasakan titik puncak dimana makanan sudah tidak terasa nikmat lagi.

5. Anak Tidak Suka Dengan Rasa Makanan

Anak Mogok Makan Karena Tidak Suka Dengan Rasa Makanan
Anak Mogok Makan Karena Tidak Suka Dengan Rasa Makanan

Selera makanan antara anka dan orang dewasa memang berbeda, biasanya anak suka makanan yang manis dan memiliki cita rasa yang menarik. Biasanya anak juga tidak minat dengan makanan yang berasa hambar. Sebaliknya, anak juga tidak terlalu suka dengan makanan yang memiliki aroma atau rasa yang terlalu legit. Pasti anak Anda juga tidak menyukai salah satu dari jenis makanan tersebut.

6. Anak Trauma, Karena Pernah Dipaksa Untuk Makan

Anak Mogok Makan Karena Pernah Dipaksa Untuk Makan
Anak Mogok Makan Karena Pernah Dipaksa Untuk Makan

Mungkin bunda sesekali pernah memaksa anak untuk makan. Hal ini akan terjadi secara tidak sadar ketika anak memang belum makan sama sekali. Tujuan bunda memang baik, agar dapat menambah nafsu makan anak, tapi ternyata pada kenyataannya anak malah todak mau makan. Nah, memaksa anak untuk makan ternyata memiliki dampak jangka panjang. Yaitu anak akan semakin tidak mau makan karena merasa dipaksa.

7. Anak Sedang Lelah

Bunda juga harus mengetahui aktivitas anak dalam sehari. Anak-anak memang cenderung aktif untuk bergerak ketika bermain dengan teman-temannya. Apalagi jika anak baru mendapatkan pengalaman baru saat bermain. Setelah anak-anak selesai bermain, mereka akan mengalami kelelahan dan butuh untuk sejenak beristirahat. Nah, bunda sebaiknya tidak segera dan memaksa anak untuk makan jika masih dalam kondisi ini, pasti anak akan menolak.

Mungkin pikiran bunda adalah, anak segera membutuhkan makanan untuk dapat menggantikan energi yang digunakan untuk bermain. Justru sebaliknya, anak masih butuh untuk beristirahat sehingga malas untuk segera makan. Tugas bunda pada saat anak seperti ini adalah mengingatkan anak untuk beristirahat dan jika sudah hilang capeknya segera utnuk mengambil makan. Agar anak merasa dimengerti dan diperhatikan.

8. Anak Masih Kenyang

Anak Tidak Mau Makan Karena Masih Kenyang
Anak Tidak Mau Makan Karena Masih Kenyang

Nah, bunda juga jangan asal menyuruh anak untuk makan. Mentang-mentang makanan yang bunda siapkan adalah makanan favorit si kecil, bunda terus menerus untuk menyuruh si kecil untuk makan. Anak kecil juga memiliki rasa kenyang, mereka juga akan berhenti makan pada saat perut terasa kenyang. Nah, walaupun anak dipaksa untuk makan, pasti anak juga tidak mau.

Hal lain yang perlu diperhatikan bunda adalah, jangan menyuruh anak untuk makan di uar jadwal makan. Anak pasti makin banyak protes, bisa jadi karena masih kenyang. Walaupun mereka masih kecil, mereka memiliki insting kapan waktunya makan.

9. Terdapat Sumber Perhatian Lain

Anak Makan Sambil  Menonton TV
Anak Makan Sambil Menonton TV

Kebanyakan orang tua memberi makan pada anak dengan memperlihatkan benda-benda atau hal lain yang dapat menghiburnya. Tujuan bunda memberikan perhatian lain adalah anak terlupa dengan kegiatan makannya, sehingga dapat menghabiskan makanannya. Biasanya para ibu membawa anaknya untuk keluar rumah atau jalan-jalan di sekitar lingkungan rumah. Hal lain yang juga biasa diterapkan yaitu memberi makan anak sambil menonton TV. Ternyata prinsip tersebut malah salah. Perhatian anak akan teralihkan pada hal-hal baru yang berada di lingkungan atau anak akan lebih terfokus untuk melihat TV sehingga makanannya tidak dimakan.

10. Mengalami Gangguan Pencernaan

Si kecil sebenarnya tidak sulit untuk makan, namun pada akhir-akhir ini kenapa menjadi sulit untuk makan. Padahal menu makanannya juga seperti biasa dan anak juga tidak sedang mengalami sariawan. Nah, apa yang menjadikan dia mogok makan?

Apakah pada akhir-akhir ini si kecil sering kesulitan untuk buang air besar? Jika iya, ini adalah penyebabnya. Mungkin anak Anda baru mengalami sembelit, sehingga anak menjadi takut untuk melakukan BAB. Nah, anak mungkin menyadari, mereka bisa BAB karena makan. Dengan demikian sebagian anak kecil memilih untuk tidak makan, agar tidak sakit lagi ketika BAB.

Bunda harus meluruskan pemikiran anak yang seperti itu. Berikan pengertian pada mereka bahwa makan adalah suatu kebutuhan. Agar tidak terjadi sembelit lagi, berikan menu makan yang banyak mengandung serat serta tambahlah porsi minum anak.

11. Anak Makan Snack Sebelum Makan Nasi

Nah, penyebab anak mogok makan yang terakhir adalah karena anak makan sncak terlebih dahulu sebelum makan nasi. Bunda jangan membiasakan anak untuk makan jajan dulu sebelum sarapan pagi. Karena bahan tambahan yang ada di dalam snack akan merusak selera makan anak terhadap makanan rumahan. MSG atau penyedap rasa yang ada di dalam snack akan membuat anak terus ketagihan. Ketika anak mengkonsumsi makanan rumah yang tidak mengandung banyak penyedap rasa, makan anak akan merasakan bahwa makanan tersebut berasa hambar dan tidak lezat. Sangat berbahaya sekali bukan? Hanya karena snack yang tidak seberapa, namun anak Anda tidak mau makan.

Hal-hal tersebut di atas adalah beberapa penyebab anak mogok makan yang biasa terjadi di masyarakat. Bunda harus segera mengenali apa penyebab dari si kecil yang tidak mau makan.